Home Top Ad

Padiku Subur, Rakyatku Makmur

Share:

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman budidaya terpenting dalam peradaban. Meskipun terutama mengacu pada jenis tanaman budidaya, padi juga digunakan untuk mengacu pada beberapa jenis dari marga (genus) yang sama, yang biasa disebut sebagai padi liar. Padi merupakan tanaman yang paling penting di negeri kita Indonesia ini. Betapa tidak karena makanan pokok negara-negara di benua Asia.
Apabila berbicara mengenai padi, maka potensi yang dimiliki oleh Desa Pangolangan terkait sistem pertanian pun sangatlah melimpah, terutama dalam komoditas padi. Desa Pangolangan merupakan sebuah desa yang ada di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Desa ini memiliki luas wilayah ± 5,40 km2terletak di daerah dataran rendah yang bertepatan di Utara Desa Alas Kembang. Mayoritas penduduk Desa Pangolangan bermata pencaharian sebagai petani. Sehingga banyak komoditas yang bisa dihasilkan dari masing-masing mereka.

Padi yang notabenenya adalah tanaman berupa rumput merumpun yang biasa di tanam pada musim penghujan memiliki manfaat sebagai sumber karbohidrat tertinggi sebagai penunjang energi utama dalam tubuh seperti otot dan otak.kandungan glukosa yang terdapat dalam tanaman padi yang tersimpan didalam karbohidrat akan membentuk glikogen yang akan diubah menjadi lemak yang kemudian disimpan didalam tubuh. Maka dari itulah kebiasaan orang Indonesia mengkonsumsi olahan beras menjadikan mereka memiliki sumber energi yang lebih dalam tubuh.
Desa Pangolangan yang merupakan bagian dari Kecamatan Burneh Bangkalan merupakan salah satu daerah penghasil padi terbanyak. Dalam satu tahun, masyarakat Desa Pangolangan bisa memanen padi kurang lebih dua kali sebelum kemudian ditanamani tanaman biji-bijian. Masyarakat Desa Pangolangan dalam sistem pertanian masih menganut sistem monokultur dan beberapa warga menganut sistem polikultur. Sistem monokultur ini banyak dianut karena dari segi penghasilan pertanian lebih bisa menghasilkan banyak hasil, sehingga sangat menguntungkan bagi petani. Sedangkan, sistem polikultur yang hanya diikuti oleh beberapa warga ini tidak menghasilkan hasil panen sebanyak sistem monokultur.
Terkait dengan sistem irigasi sawah, masyarakat desa Pangolangan masih banyak yang mengandalkan sistem tadah hujan. Dimana mereka ketika hujan tidak turun, tidak bisa menggarap sawah karena kondisi lahan yang terlalu kering. Namun harapan masyarakat masih masif terhadap tanaman padi ini, karena padi merupakan tanaman wajib yang harus dimiliki oleh masyarakat petani. (Arinda, Sukamti)



Tidak ada komentar