Home Top Ad

Arang Sebagai Energi Alternatif

Share:


Industri rumah tangga (home industry) adalah industri yang menggunakan tenaga kerja kurang dari empat orang. Ciri-Cirinya, yaitu memiliki modal yang sangat terbatas, tenaga kerja berasal dari anggota keluarga, dan pemilik atau pengolah industri biasanya kepala rumah tangga itu sendiri atau anggota keluarganya. Misalnya, industri anyaman, industri kerajinan, industri tempe atau tahu. Industri merupakan suatu kegiatan yang dijalankan oleh manusia kemudian mengolah bahan Mentah menjadi barang jadi atau barang setengah jadi untuk menghasilkan barang yang lebih tinggi nilainya dengan mempergunakan teknologi tertentu. Industri merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu sumberdaya manusia dan kemampuan untuk memanfaatkan sumber daya alam secara optimal. UU Perindustrian No 5 Tahun 1984, industri adalah kegiatan ekonomi yang menolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi, dan atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya termasuk kegiatan rancangan bangun dan perekayasaan industri.

Industri kecil dan kerajinan rumah tangga pada hakekatnya masih bertahan dalam struktur perekonomian Indonesia. Alasan kuat yang mendasari resistensi dari keberadaan industri kecil dan kerajinan rumah tangga dalam perekonomian Indonesia yaitu, pertama: sebagian besar populasi industri kecil dan kerajinan rumah tangga berlokasi di daerah pedesaan dikaitkan dengan tenaga kerja yang semakin meningkat serta luas tanah garapan pertanian yang relatif berkurang, sehingga industri kecil merupakan alternatif jalan keluarnya. Kedua: beberapa jenis kegiatan industri kecil dan kerajinan rumah tangga banyak menggunakan bahan baku dari sumber dilingkungan terdekat, disamping tingkat upah yang murah, biaya produksi dapat (misalnya batik tulis, anyaman, barang ukiran dan sebagainya) juga merupakan aspek pendukung yang kuat (Saleh, 1986).
Hari ini sudah ada banyak negara, termasuk Indonesia, yang mulai mencari energi alternatif, karena seperti yang sudah kita tua, energi konvensional seperti minyak bumi itu adalah energi yang tidak bisa diperbaharui, jadi semakin lama akan semakin terkikis habis energi tersebut, karena kebanyakan energy bersifat tidak dapat diperbaruhi. Dari kondisi yang membingungkan tersebut, akhirnya ada salah satu sampah yang melimpah dan sebenarnya mempunyai potensi untuk dijadikan energy alternatif. Sampah tersebut yaitu briket arang temputung kelapa, atau kalau di kalangan masyarakat Indonesia bilangnya briket arang batok kelapa, briket arang ini diolah sebagai pengganti minyak bumi, apalagi briket arang tempurung kelapa ini terkenal sangat ramah lingkungan, jadi akan aman kalau kita gunakan sehari-hari untuk keperluan memasak atau yang lainnya.
Berikut adalah keunggulan briket arang tempurung kelapa :
Briket arang tempurung kelapa ini berdasarkan penelitian memang punya banyak keunggulan kalau kita bandingkan dengan briket berbahan dasar arang kayu atau bahan bakar yang lainnya. Simak uraiannya berikut ini.


1. Energi terbarukan. Jadi, yang dimaksud dengan energi terbarukan ini adalah energi yang bisa kita peroleh dan bersumber dari sumber daya alam, nah bahan bakunya ini merupakan hasil dari proses alam yang berkelanjutan, jadi gak akan ada habis-habisnya karena selalu terus diproduksi oleh alam. Briket arang tempurung kelapa ini termasuk kategori Biomassa. Biomassa sendiri adalah salah satu jenis energi terbarukan yang mengacu pada bahan biologis yang berasal dari organisme hidup. Beberapa contoh sumber biomassa itu antara lain bahan bakar kayu, kelapa, limbah, dan juga alkohol.

2. Panas yang dihasilkan maksimal. Tidak seperti briket batu bara, ternyata tingkat panas yang dihasilkan briket arang tempurung kelapa ini lumayan tinggi loh, sampai 7000 kal. Jadi merupakan bahan bakar yang tinggi kalori, bikin proses memasak kita jadi lebih cepat matang dengan sempurna.

3. Tidak beracun. Nah karena proses pembuatan briket tempurung arang kelapa ini memang dibuat dengan proses alami, jadinya briket ini aman untuk kita gunakan. Adanya bahan tambahan ya cuma pada tepung tapioka yang berasal dari singkong sebagai bahan perekat adonan briketnya. Makanya ini menjadikan briket arang tempurung arang kelapa menjadi material yang aman dan gak beracun (non-toxic).

4. Tidak berasap. Waktu dibakar, biasanya arang itu pasti akan mengeluarkan asap yang banyak, contohnya itu bisa kita lihat kalau kita lagi bakar sate, asap yang mengepul pasti banyak banget, ya meskipun aroma satenya enak sih. Tapi beda dengan briket arang tempurung kelapa ini. Ketika dibakar, asap yang dihasilkan itu sangat sedikit, bahkan hampir gak berasap, jadi ya gak akan mengganggu lingkungan.

5. Go Green Energy. Ini ini salah satu keunggulan briket arang tempurung kelapa yang paling terkenal. Go Green Energy ini adalah sebutan untuk sumber energi yang bersahabat bagi lingkungan hidup. Ya seperti yang sudah saya bilang tadi, dengan keunggulan briket arang tempurung kelapa yang dibuat dari bahan baku kelapa dan juga bahan tambahan alami tepung tapioka, jadi kalau kita bakar gak akan berasap, makanya briket arang tempurung kelapa ini sangat ramah terhadap lingkungan.

6. Pengganti batu bara. Kalau kita sering lihat biasanya bahan bakar yang digunakan, khususnya untuk industri itu adalah batu bara. Tapi seiring dengan perkembangan jaman, berdasarkan beberapa penelitian ternyata eksplorasi batu bara yang dilakukan secara masif itu akan sangat merusak alam. Selain itu, ternyata batu bara pun cenderung dan tergolong beracun kalau asapnya terhisap oleh manusia. Makanya briket arang tempurung kelapa ini bisa menjadi solusi bahan bakar alternatif sebagai pengganti batu bara.

7. Waktu pembakaran yang lama. Briket arang tempurung kelapa ini punya ‘burning time’ atau waktu pembakaran yang lumayan lama, sekitar 2-3 jam non-stop. Menjadikannya briket ini sebagai bahan bakar yang tergolong efektif dan efisien.

8. Sebagai alternatif pengganti kompor gas. Hampir semua dari kita pasti selalu pakai kompor gas kalau mau masak kan? Apalagi sekarang harga gas yang terus naik dan juga ketersediaannya yang kadang selalu menipis bikin kita jadi frustasi. Nah makanya seiring dengan perkembangan teknologi dan jaman, sekarang ini beberapa produsen sudah melihat potensi briket arang tempurung kelapa dengan menciptakan kompor briket. Tujuannya itu yang untuk bisa menggantikan kompor gas yang mayoritas digunakan rumah tangga sampai saat ini. (MFS)

Tidak ada komentar